ARS's Info.

(Information: Tourism, Family, Lifestyle, Entertainment, Healt, etc.)

Mengajak Anak Cinta Lingkungan

Mengingat bahaya global warming yang makin mengerikan akhir-akhir ini, kepedulian dan rasa cinta terhadap lingkungan sebaiknya memang segera dipupuk dalam diri generasi selanjutnya sejak mereka masih muda. Anda tak perlu turun ke jalan dan berkampanye besar-besaran hanya untuk membuktikan kecintaan pada lingkungan.

Mulai saja dengan melakukan hal-hal kecil dari dalam rumah sendiri, seperti menghemat air, membuang sampah pada tempatnya, dan jangan lupa untuk mengajak buah hati turut aktif melakukannya. Ada begitu banyak cara kreatif yang bisa dipakai untuk membuat anak jatuh hati dan menghargai alam. Berikut ini kami bagikan beberapa di antaranya untuk Anda.

Liburan ‘hijau’

Entah Anda tinggal di kota besar atau kecil, pasti selalu ada taman dalam daerah tempat Anda bermukim. Saat liburan tiba, ajak anak-anak main ke sana, kunjungi pula kebun, sawah, gunung, taman safari, hingga wahana alam lainnya. Tumbuhkan kecintaan anak terhadap lingkungan dengan membawa mereka sering bergelut di alam sekitar.

Buku ‘hijau’

Kebanyakan anak haus akan hal-hal baru saat mereka masih kecil. Mengenalkan huruf dan angka tentu merupakan hukum wajib, namun jangan lupakan buku yang bisa membantu mereka untuk memahami alam dengan lebih baik lagi.

Ajak anak ‘berburu’ serangga

Ada banyak serangga yang beredar di sekeliling lingkungan rumah kita, mulai dari semut, kepik, kupu-kupu, tawon, lalat, cacing, ulat, dan sebagainya. Ajak si kecil untuk mengenal dari dekat serangga-serangga tersebut.

Makanan untuk burung-burung

Siapa yang tak terhibur bila mendengar merdunya suara burung-burung berkicau? Memasang wadah pemberi makan untuk mengundang binatang bersayap ini datang berkunjung bisa membuat anak memperoleh kesempatan mengamati burung-burung tersebut dari dekat.

Hewan peliharaan

Cara lain untuk membantu anak lebih dekat dengan alam adalah dengan memelihara hewan. Bila Anda cukup sibuk, maka pilihlah hewan yang mudah untuk dipelihara, misalnya ikan, burung, hamster, kucing, atau anjing. Bahkan anak kecil sekalipun bisa belajar untuk merawat hewan peliharaan bila Anda mau mengajari mereka. Adalah hal penting untuk mereka belajar peduli tentang hal ini. Peduli dengan alam bisa membuat mereka peduli pula dengan sesamanya.

Jangan bilang “Eww..!”

Anda mungkin tergoda untuk bilang “eww..” atau “Hii, jijik!” saat berhadapan dengan aneka hewan yang bisa membuat geli, seperti tikus, serangga, atau cacing misalnya. Asal tak berbahaya, maka cobalah untuk tidak menghalangi anak mengenal hewan-hewan tersebut dari dekat.

Daur ulang yuk nak!

Sangat penting untuk pamer pada anak tentang tindakan cinta lingkungan lewat kegiatan sederhana seperti daur ulang. Tak bisa mengubah kertas bekas menjadi yang baru? Cukup lakukan apa yang Anda bisa. Ajar mereka memisahkan sampah basah dan kering sejak dini. Beri contoh pula pada mereka dengan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan. Dan, jika si kecil ingin menghiasi gelas bekas menjadi tempat pensil, maka biarkan dia melakukannya.

Menanami kebun sendiri

Punya lahan luas di depan/ belakang rumah tentu saja sangat sayang untuk disia-siakan. Lagipula siapa yang tak bakal terhibur saat melihat hamparan bunga warna-warni, atau buah-buahan yang tumbuh lebat. Sudah segar di mata, bisa dinikmati pula hasilnya. Namun untuk menuai, Anda tentu harus mau menanam lebih dulu bukan? Melibatkan anak untuk menanam bunga atau buah bisa juga merangsang kecintaan mereka pada alam sekitar.

Yang paling penting dari semua poin di atas adalah memberikan proses pembelajaran ini dari hati yang cinta lingkungan. Anda harus mencintai lingkungan lebih dulu sebelum meminta buah hati merasakan hal yang sama. Jika Anda mencintai dan menghargai alam, maka anak akan merasakannya dari dalam diri Anda, dan meneladani sikap Anda tersebut. (wo/meg)
Sumber:KapanLagi.com –

Iklan

5 Juni 2010 - Posted by | Tak Berkategori |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: