ARS's Info.

(Information: Tourism, Family, Lifestyle, Entertainment, Healt, etc.)

Tari Topeng


Godor Bikin ‘Hidup’ Tari Topeng

Penari wanita terlihat asyik berlenggak-lenggok memamerkan kebolehannya di atas panggung. Sesekali, jari-jari lentik sang penari terlihat memegangi selendang yang diikatkan pada pinggangnya. Gemulai tubuhnya senada mengikuti hentakan alunan musik. Di tengah tarian, tiba-tiba saja, seorang pria berlari menuju atas panggung seolah-olah terkesan memecah konsentrasi penonton. Bukannya marah, para penonton justru semakin terhibur dan memberi applause atas kemunculan secara tiba-tiba pria tersebut.

Ya, itulah lakon Godor yang muncul pada bagian tari ronggeng topeng saat pementasan tari topeng Betawi. Kemunculan lakon Godor diyakini makin membuat suasana pertunjukan tari topeng Betawi tampak lebih hidup dan menghibur. Tari topeng Betawi memang selalu dipadu dengan penampilan lenong yang menampilkan figur Godor yang dituntut dapat memerankan peran kocak dan dapat menghibur penonton.

Abdul Sani, tokoh lenong Betawi asal Warungbuncit, Mampang, Jakarta Selatan mengatakan, lakon Godor yang diperankan seorang pria pada tari topeng biasanya muncul saat sesi pertunjukan tari ronggeng topeng lawak yang dibawakan oleh seorang wanita. Saat sang wanita tengah asyik menari, tiba-tiba lakon Godor muncul sambil berdialog dengan banyolan-banyolan khas Betawi. Banyolan-banyolan yang meluncur dari mulut Godor semakin seru dan menghibur oleh tingkah pola kocak pemeran Godor. Dengan intonasi bicara yang nyolot, nyablak, dan terkesan sekenanya, menjadi ciri khas lakon Godor. “Ibarat kata, kalau kaga ada lenong dalam kesenian Betawi, ibarat sayur kaga pake bumbu,” seloroh Abdul Sani yang juga mantan pemeran tokoh Godor di era 80-an itu.

Abdul Sani mengatakan, Godor merupakan bagian dari lenong, karena di isi dengan percakapan yang memiliki alur cerita. Pada Godor, ciri khas lenong tidak begitu saja ditinggalkan, karena dalam adegan Godor yang ditampilkan adalah dialog yang mengandung unsur komedi atau banyolan khas Betawi. Godor merupakan salah satu jenis lenong. Lenong sendiri selalu berisikan guyonan segar yang bertemakan kehidupan sehari-hari masyarakat Betawi.

Dirinya juga menuturkan, ada terdapat beberapa jenis lenong, yakni lenong yang bercerita mengenai suatu kerajaan atau legenda di masyarakat dan juga lenong yang bercerita tentang kehidupan sehari-hari rakyat Betawi. Tapi tak jarang lenong sering disisipkan dalam kesenian Betawi lain dengan tujuan untuk menghibur penonton seperti pada lakon Godor di kesenian Tari Topeng Betawi.

Penulis: didit

Iklan

13 Februari 2010 - Posted by | Budaya Betawi |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: