ARS's Info.

(Information: Tourism, Family, Lifestyle, Entertainment, Healt, etc.)

Uangku + Uangmu = Uang Kita?

Dua ‘amplop gaji’ dalam rumah tangga bisa menjadi pemicu konflik rumah tangga.

Finansial Pasangan (doc Corbis)

Salah satu penyebab pertengkaran paling utama dalam  rumah tangga adalah pengaturan keuangan. Pandangan dan budaya pengelolaan uang seringkali menjadi sumber perselisihan suami-istri.

Latar belakang, pendidikan dan harapan kerap menimbulkan perbedaan pendapat dalam menentukan anggaran belanja. Apalagi jika suami istri sama-sama bekerja, dengan kata lain ada dua ‘amplop gaji’ dalam rumah tangga. Jika tidak ada kesepakatan antara Anda dan suami, hal ini bisa menjadi pemicu konflik rumah tangga.

Kenali beberapa masalah pertengkaran pasangan mengenai keuangan, dan solusinya seperti dikutip dari Shine.
1. Mengabaikan pengaturan anggaran
Sebagian besar pertengkaran akibat salah satu pasangan tidak sepakat dan akhirnya mengabaikan penganggaran keuangan mitranya. Dari penelitian, mayoritas pasangan yang berdebat soal uang, sebenarnya menyembunyikan masalah yang lebih besar. Pertengkaran soal uang biasanya hanya produk sampingan dari mengabaikan hubungan dalam pernikahan.
2. Cinta itu buta
Pada awal hubungan, pasangan biasanya tidak mempermasalahkan pengaturan keuangan dan menolerir pasangan. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan seperti sewa atau hipotek rumah, biaya anak akan memicu pertengkaran.
3. Wanita bekerja
Pasangan wanita bekerja atau mencari nafkah akan meningkatkan potensi ketegangan mengenai peran sumber keuangan dalam keluarga. Pandangan berbeda soal pembagian dua ‘amplop’ dalam keluarga bisa memicu ketegangan dan pertengkaran.
4. Iri dengan milik orang lain
Keinginan memiliki sesuatu sama seperti milik orang lain misalnya tetangga dekat bisa memicu pertengkaran. Misalnya jika tetangga memiliki mobil baru, harapan memiliki hal serupa tanpa kemampuan memadai dan justru memaksakan diri bisa berakibat percekcokan.

5. Tidak terbuka soal pengaturan anggaran

Pasangan tidak terbiasa membicarakan budget keuangan, sumber pendapatan dan pengeluaran. Kurang atau tidak ada komunikasi pengaturan  anggaran keuangan bisa menimbulkan perselisihan.
Agar tak berlarut-larut, perlu upaya mencegah dan mengatasi masalah pengaturan keuangan dalam rumah tangga. Bicarakan anggaran keluarga, bukan hanya anggaran  jangka pendek seperti mingguan atau bulanan, tetapi juga yang menyangkut jangka panjang seperti biaya pendidikan anak, sewa  rumah dan liburan.
Temukan solusi terbaik yang disepakati pasangan dan komitmen untuk menjalankannya. Bila harus melakukan perubahan komunikasikan dengan transparan bersama pasangan. (umi)

Petti Lubis, Anda Nurlaila

VIVAnews

Iklan

2 Mei 2010 - Posted by | Tak Berkategori |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: