ARS's Info.

(Information: Tourism, Family, Lifestyle, Entertainment, Healt, etc.)

Lindungi kartu Kredit Anda

Lindungi kartu Kredit Anda

Sekarang ini kita melihat banyak sekali terjadi kejahatan kartu kredit. Salah satunya adalah pemalsuan kartu kredit ( carding ).

Nah..buat sahabat yang punya kartu kredit harus lebih waspada. Menurut Muhammad Salahuddien, Vice Chairman dari lembaga keamanan internet Id-SIRTII, mengatakan carding hanya salah satu praktek underground economy, modus kejahatan ekonomi illegal yang dilakukan oleh para attacker. “Attacker ini bahkan bukan pakar internet atau TI, dan bisa saja seorang newbie yang cukup mempraktekkan modul software yang bebas diperjualbelikan dan user friendly,

Carding dilakukan dengan beberapa Modus :

  • Membobol database bank, Dengan keahlian teknis tertentu, attacker membobol database bank. Nomor kartu kredit pelanggan bank didapat dari cara ini.
  • Skimming , yaitu pengopian data kartu magnetik secara ilegal, dengan menggunakan perangkat magnetic card reader.
  • Transaksi merchant, Attacker membaca dan bisa saja merekam dengan kamera, tiga angka di balik kartu kredit Anda. Angka ini merupakan kode Card Verivication Value (CVV) dari kartu kredit Anda. Sebuah transaksi hanya akan berhasil jika kasir menginput tiga digit angka ini.

Oke..berikut ini tips melindungi kartu kredit anda dari modus carding :

1. Kenali dan waspadai modus carding

Seperti dijelaskan di atas, terdapat sejumlah modus carding. Pengguna kartu kredit perlu lebih waspada saat melakukan transaksi merchant. Pastikan kartu kredit Anda tidak terlihat oleh orang lain saat akan menggeseknya. Attacker bisa ada di sekeliling Anda, dan bekerja dalam tim. Saat salah satu pelaku menarik perhatian Anda, pelaku yang lain mengamati kode CVV di balik kartu kredit. Hanya butuh waktu sekian detik untuk mengingat tiga angka

2. Tutup kode CVV dengan selotip

Cara sederhana yang dilakukan Didin adalah menutupi kode CVV dengan selotip. Cara ini membantu melindungi kartu kredit dari incaran pelaku carding.

3. Jangan menyimpan password atau nomor rekening dalam ponsel

Informasi data adalah aset paling berharga yang diincar oleh pelaku. Dengan menyimpan semua data penting di ponsel, saat ponsel hilang, celah inilah yang menjadi peluang ekonomi ilegal bagi para attacker.

Semoga dengan informasi ini membuat kita tidak lengah dalam bertransaksi.

Salam

Sumber: sejutainfo

29 Maret 2010 - Posted by | Tips |

1 Komentar »

  1. wahh …terimakasih mas.
    Link blog mas saya taruh di link sahabat saya…
    sukses mas

    Komentar oleh sejutainfo | 29 Maret 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: